Monday, April 13, 2009

PENGAJIAN ASRAMA, 12 APRIL 2009


Dapatkah tema politik dimasukkan ke dalam sebuah diskusi agama? Wisma Mahasiswa Latimodjong menjawab tantangan itu dengan mengadakan pengajian dan diskusi agama dengan tema spektakuler : “DEMOKRASI: PENYELAMAT ATAU PENGHANCUR ISLAM?”

Untuk membawakan tema yang dianggap tidak ringan ini, maka penceramahnya pun kami pikir harus bukan orang sembarangan. Maka dari itu, panitia mengundang K.H. Mukhtar Adam sebagai penceramah di acara diskusi agama tersebut. Beliau sudah terkenal luas sebagai pendakwah di wilayah Jawa Barat, dan sekarang membawahi yayasan Babussalaam, serta pernah menjabar anggota DPR-RI untuk periode 2001-2004.

Sebagai peserta pengajian, diundanglah rekan-rekan asrama mahasiswa se-Bandung serta beberapa komunitas Sul-Sel yang ada di Bandung. Alhamdulillah, undangan yang datang mencapai 53 orang, antara lain perwakilan dari Asrama Lampung, Asrama Bumi Ganesha, Asrama Gunung Tajam Belitung, Asrama Sumatra Selatan, Asrama Sulsel Lontara, serta beberapa rekan mahasiswa dari Sulsel yakni rekan-rekan mahasiswa Poltek Pos, rekan-rekan mahasiswa Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS), komunitas Soroako, dan komunitas mahasiswa S2 ITB. Selain itu, acara ini menjadi istimewa karena diliput pula oleh reporter dari Bandung TV.

Mudah-mudahan acara ini bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi kehidupan bernegara kita agar tidak pernah terlepas dari kehidupan beragama.

Kunjungan ke Panti Asuhan Fatahillah


Pada tanggal 16 Desember 2008, Wisma Mahasiswa Latimodjong mengadakan kunjungan ke Panti Asuhan Fatahillah. Kunjungan ini adalah untuk melanjutkan pembagian bingkisan dari acara Buka Puasa bersama Anak Yatim yang dilaksanakan pada 21 September 2008.

Hal ini disebabkan karena ada beberapa sumbangan yang belum tersalurkan. Beberapa anak yang sedianya akan memperoleh bingkisan ternyata tidak dapat hadir di acara buka puasa. Bingkisan itu sendiri berupa paket baju muslim yang dibelanjakan dengan mempergunakan sisa dana acara buka puasa.

Baju baru Alhamdulillah. Senang rasanya melihat adik-adik Fatahillah menikmati bingkisan yang diberikan oleh kakak-kakak Latimodjong.

Donor Darah Wisma Mahasiswa Latimodjong


Pada Hari Sabtu, 6 Desember 2008, Asrama Latimodjong mengadakan sebuah kegiatan bersifat sosial, yaitu Donor Darah (Blood Drive).


Khusus untuk acara kali ini, Wislat bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) serta didukung sponsor klub social Rotaract Club Bandung Metropolitan. Acara berlangsung dari siang hari, yakni pukul 12.00 dan berakhir pada pukul 14.00 bertempat di ruang tengah (aula) Wislat. Acara ini dihadiri oleh rekan-rekan asrama mahasiswa se-Bandung dan juga komunitas Sulsel di Bandung.

Alhamdulillah, pada akhir acara, panitia berhasil mengumpulkan 53 orang pendonor serta 48 buah kantung darah. Rencananya, kegiatan ini akan dibuat semakin rutin dengan rentang waktu 3 bulan sekali, dan akan terus bekerja sama dengan PMI Bandung.

BUKA PUASA BERSAMA ANAK YATIM 2008 M, 1429 H

Buka Puasa Wisma Mahasiswa Latimodjong pada tahun ini terasa sangat istimewa. Kali ini Wislat untuk pertama kalinya mengundang anak-anak yatim dari 4 panti asuhan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya hanya mengundang dari 3 panti asuhan, dan pesertanya hanya sekitar 100 anak, kali ini, yang jatuh pada tanggal 21 September 2008, Wislat mengundang 120 anak.

Dan tahun ini pula tali silaturahmi keluarga besar Wislat semakin erat, karena beberapa alumni tidak lupa meluangkan waktu untuk datang berkunjung. Maka kami berterimakasih sekali kepada Kakanda Ir. Ramli Kadir yang telah berkunjung ke acara ini. Acara buka puasa sendiri berjalan dengan lancer, dengan konsumsi yang melimpah dan acara yang menghibur. Alhamdulillah.

Terakhir, seperti biasa, acara diisi dengan penampilan khusus Kak Ady vokalis band NaFF. Meskipun sedang didera gangguan tenggorokan, namun Kak Ady masih bersedia menyumabngkan dua buah lagu yang membuat wajah anak-anak yatim bercahaya.

Akhir kata, terima kasih kami ucapkan sedalam-dalamnya bagi para alumni dan donator yang telah membantu kesuksesan acara ini. Semoga amal ibadah kita dapat bermanfaat di kehidupan ini dan yang akan datang. Amin

Sunday, September 14, 2008

BERITA DUKA



Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Ra'jiun...


Telah berpulang ke Rahmatullah, alumni Wisma Mahasiswa Latimodjong Bandung :

Kakanda Sjarifuddin Akil


pada hari Jumat, 12 September 2008

semoga Beliau diterima di sisi-Nya... Amien...


berikut ini berita duka yang dimuat di harian KOMPAS pada tanggal 12 September 2008 :

JAKARTA, JUMAT - Mantan Deputi Kementerian Negara Perumahan bidang Pengembangan Kawasan Sjarifuddin Akil meninggal dunia pada usia 61 tahun dikarenakan sakit.

Menurut berita yang dikeluarkan Sekretaris Kemenpera Iskandar Saleh, beliau meninggal dunia pada hari Kamis (11/9) pukul 21.15 WIB serta akan disemayamkan di kediaman Jalan Pinang Emas VI/UQ20 Pondok Pinang Jakarta Selatan.

Almarhum sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Dirjen Perumahan dan Permukiman Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah, ketika itu Menteri dijabat Soenarno pada masa kepemimpinan Presiden Megawati.

Pada masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah dipecah menjadi Departemen Pekerjaan Umum dan Kementerian Negara Perumahan Rakyat.

Almarhum sempat menjabat sebagai Deputi Pengembangan Kawasan di bawah Menteri Negara Perumahan Rakyat M. Yusuf Asy’ari sebelum mengakhiri jabatannya karena memasuki usia pensiun.

Pria kelahiran Pinrang Sulawesi Selatan 10 Juni 1947 dikenal sebagai pekerja keras namun sangat humoris dan religius bahkan komputer saku (PDA) miliknya diset pengingat waktu shalat yang selalu diperbaru (update).

Di kalangan wartawan pria lulusan Teknik Planologi ITB sangat mudah dimintai wawancara serta salah satu kata-kata yang sering dilontarkan "luar biasa" dalam menanggapi sesuatu yang dianggapnya berhasil.

Dia juga salah satu aspirator dari kalangan pemerintah sehingga membentuk Kementerian Negara Perumahan Rakyat (Kemenpera) meski kemudian ditempatkan sebagai Deputi bidang Pengembangan Kawasan.

Almarhum meninggalkan seorang istri Rooslia dan tiga orang anak. Semasa hidup dari bangku SD sampai SMA dihabiskan di kampung halaman Ujung Pandang (Makassar) Sulawesi Selatan.

Dengan meninggalnya Sjarifuddin Akil berarti kembali sektor perumahan kehilangan putera terbaiknya setelah sebelumnya Wakil Ketua Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Darma Setiawan Bachir juga meninggal karena sakit.

Sampai berita diturunkan belum diketahui waktu dan tempat almarhum akan dikebumikan tetapi yang jelas rumah duka sudah dikunjungi pejabat tinggi Departemen PU dan Kemenpera, sebagian merupakan sahabat beliau saat masih menjabat.

KOMPAS, 12 SEPTEMBER 2008


Tuesday, September 2, 2008

Marhaban Ya Ramadhan


SELURUH KELUARGA BESAR WISMA MAHASISWA LATIMODJONG MENGUCAPKAN :

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA

Wednesday, August 20, 2008

Latimodjong Bandung Mencetak Sejarah dengan Menjadi JUARA SEPAK TAKRAW


Akhirnya, setelah lama menunggu, Wisma Mahasiswa Latimodjong berhasil membawa pulang sebuah trofi... saat-saat bersejarah ini terjadi pada sore hari yg cerah di tanggal 16 Agustus 2008. Ketika itu, tim Wislat berhasil mengalahkan Lontara di final sepaktakraw...


Ketua Wislat, Fajar, menerima trophy dari Ketua Asrama Lontara


Trofi ini jadi terasa istimewa, mengingat Wislat belum pernah lagi membawa pulang trofi di cabang olahraga antar asrama apapun, sejak Juara I Balap Karung 17 Agustusan tahun 2005... alhasil, keberhasilan ini wajib disyukuri bagi kita bersama... Semoga ini bisa menjadi acuan bagi Wislat untuk kembali menjadi asrama mahasiswa yg berjaya di segala bidang, dan salah satunya bidang olahraga... Amieen


We are the champions...

Komposisi pemain :

- Fauzi
- Immang
- Fajar

Perjalanan ke Tangga Juara :

- vs. Soroako = 2-0
- vs. Aceh = W.O
- vs. Kalapa = 2-0 (semifinal)
- vs. Lontara = 2-1 (final)