Dapatkah tema politik dimasukkan ke dalam sebuah diskusi agama? Wisma Mahasiswa Latimodjong menjawab tantangan itu dengan mengadakan pengajian dan diskusi agama dengan tema spektakuler : “DEMOKRASI: PENYELAMAT ATAU PENGHANCUR ISLAM?”
Untuk membawakan tema yang dianggap tidak ringan ini, maka penceramahnya pun kami pikir harus bukan orang sembarangan. Maka dari itu, panitia mengundang K.H. Mukhtar Adam sebagai penceramah di acara diskusi agama tersebut. Beliau sudah terkenal luas sebagai pendakwah di wilayah Jawa Barat, dan sekarang membawahi yayasan Babussalaam, serta pernah menjabar anggota DPR-RI untuk periode 2001-2004.
Sebagai peserta pengajian, diundanglah rekan-rekan asrama mahasiswa se-Bandung serta beberapa komunitas Sul-Sel yang ada di Bandung. Alhamdulillah, undangan yang datang mencapai 53 orang, antara lain perwakilan dari Asrama Lampung, Asrama Bumi Ganesha, Asrama Gunung Tajam Belitung, Asrama Sumatra Selatan, Asrama Sulsel Lontara, serta beberapa rekan mahasiswa dari Sulsel yakni rekan-rekan mahasiswa Poltek Pos, rekan-rekan mahasiswa Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS), komunitas Soroako, dan komunitas mahasiswa S2 ITB. Selain itu, acara ini menjadi istimewa karena diliput pula oleh reporter dari Bandung TV.
Mudah-mudahan acara ini bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi kehidupan bernegara kita agar tidak pernah terlepas dari kehidupan beragama.





